Ini merupakan tugas pertama saya untuk mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, saya mengharapkan tulisan saya ini tidak hanya berguna bagi saya tapi juga bagi pembaca semua. Tulisan saya kali ini membahas mengenai manusia dan kebudayaan.
Seperti yang kita semua sudah ketahui, bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang hidup secara berkelompok untuk menjalin hubungan antar sesama manusia. Manusia merupakan makhluk hidup yang lebih tinggi derajatnya dibandingkan makhluk hidup lainnya, seperti hewan maupun tumbuhan, karena manusia diberi kelebihan berupa akal pikiran yang dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.
Manusia dikatakan makhluk sosial karena sifatnya yang saling membutuhkan satu sama lain. Misalnya saja dalam kegiatan gotong royong. Dengan sifatnya sebagai makhluk sosial tersebut sering terjadi permasalahan antar manusia misalnya saja masalah perbedaan pendapat yang tidak menutup kemungkinan terjadi perpecahan antar kelompok. Untuk itu perlu adanya sikap saling pengertian antar manusia agar tercipta keadaan saling menghargai yang kemudian akan tercipta perdamaian.
Manusia tidak bisa hidup sendiri, oleh karena itu biasanya mereka akan membentuk kelompok-kelompok menurut kesamaan bahasa, suku, bahkan warna kulit mereka. Dengan begitu terciptalah yang disebut perbedaan suku, bangsa, dan bahasa. Tapi perbedaan itu tidak bisa di elakkan karena Alloh SWT memang menciptakan manusia dengan sifat dan rupa masing-masing. Jadi kita tidak perlu mempermasalahkannya.
Pada dasarnya kebudayaan dibagi menjadi dua bagian, yaitu kebudayaan barat dan kebudayaan timur. Kedua kebudayaan ini dibentuk berdasarkan letaknya. Negara tercinta kita INDONESIA menganut kebudayaan timur, dimana kebudayaan timur merupakan budaya yang bisa disebut juga budaya yang religius, manusia yang menganut budaya timur biasanya berfikir tidak hanya dari segi ilmu pengetahuan tapi juga dari segi logika. Berbeda dengan budaya barat yang dikenal sebagai budaya yang penuh dengan kebebasan, baik kebebasan berfikir, bersikap, dan pergaulan.
Kita sering membeda-bedakan antar kedua budaya tersebut, tapi kita tetap harus melihat perbedaan tersebut secara bijak.
Manusia dan kebudayaan memiliki keterkaitan yang besar karena kelompok-kelompok manusia yang terbentuk akan menghasilkan kebudayaan masing-masing. Perbedaan kebudayaan ini seharusnya jangan jadi alasan terjadinya pertengkaran apalagi perpecahan antar manusia karena keanekaragaman kebudayaan ini akan membuat kita lebih kaya, apa lagi di Indonesia tertanam istilah Bhineka Tunggal Ika, yang artinya berbeda-beda tapi tetap satu.
Jadi marilah kita pererat tali silaturahmi antar sesame manusi walaupun kita berbeda suku dan bahasa bahkan mungkin berbeda kebudayaan.
Sekian tulisan saya kali ini, mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan dalam tulisan ini.
Terima kasih.
Minggu, 20 Februari 2011
Kamis, 09 Desember 2010
MASYARAKAT PERKOTAAN DAN MASYARAKAT PEDESAAN
Pada tulisan saya kali ini saya akan mencoba mengkaji mengenai masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan. Untuk mengetahui hubungan antara keduanya kita harus mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian dari keduanya.
Masyarakat perkotaan merupakan kumpulan individu yang tinggal disatu tempat yang saling mengadakan interaksi satu sama lain. masyarakat perkotaan identik dengan sebutan masyarakat modern, dimana kehidupan mereka serba modern dari mulai kebiasaan sampai pergaulannya.
Masyarakat pedesaan merupakan kebalikan dari masyarakat perkotaan. Masyarakat pedesaan merupakan kumpulan individu yang tinggal disatu tempat dan saling mengadakan interaksi satu sama lain. masyarakat pedesaan identik dengan sebutan masyarakat kecil. Individu yang termasuk ke dalam golongan masyarakat pedesaan biasanya tidak hanya mengurusi urusan pribadi tapi juga urusan yang merupakan tanggung jawab bersama.
Ciri-ciri dari masyarakat pedesaan :
• Sederhana, masyarakat pedesaan terkenal dengan kesederhanaan dalam kehidupan mereka.
• Masih terikat dengan norma-norma , kebanyakan masyarakat pedesaan masih menghormati warisan leluhur berupa norma-norma yang mereka anggap sebagai kewajiban yang harus mereka taati.
• Menghargai orang lain, masyarakat pedesaan identik dengan sikap mereka yang selalu bisa menghargai orang lain.
• Suka gotong royong, masyarakat pedesaan suka melakukan kegiatan gotong royong untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan terutama pekerjaan yang menyangkut kepentingan bersama.
• Religius, religius merupakan salah satu ciri yang menonjol dari masyarakat pedesaan, karena mereka sering mengadakan kegiatan yang bernuansa islami dilingkungan mereka.
• Kekeluargaan, dalam lingkungan masyarakat pedesaan terasa sekali rasa kekeluargaan mereka seperti jika ada salah satu dari warga mereka yang sedang kesusahan, maka warga yang lain akan membantu.
Sedangkan ciri-ciri untuk masyarakat perkotaan :
• Masyarakat perkotaan terkenal dengan sifat individualis-nya, yaitu adanya faktor kepentingan individu dalam melakukan berbagai hal.
• Memanfaatkan waktu dengan baik untuk mengejar kebutuhan individu.
• Suasana keagamaan kurang terasa dibandingkan dengan masyarakat pedesaan.
• Masyarakat perkotaan lebih mudah dalam menerima masuknya budaya dari luar, hal ini merupakan salah satu faktor pembentuk kepribadian masyarakat modern tersebut.
• Masyarakat perkotaan identik dengan sikap mereka yang perorangan artinya mereka dapat melakukan segala sesuatunya sendiri (tidak ada sikap gotong royong).
Walaupun di antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan terdapat banyak sekali perbedaan, tetap saja diantara keduanya terdapat hubungan yang erat, misalnya saja hubungan perdagangan, biasanya mayarakat pedesaan berperan sebagai pihak yang memproduksi, sedangkan masyarakat perkotaan berperan sebagai distributor atau konsumen. Itu merupakan salah satu contoh yang saya berikan.
Antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan memiliki aspek-aspek positif dan juga aspek negatif. Aspek positif dari masyarakat perkotaan misalnya dari segi perekonomian yang lebih maju, dan dari segi pemikiran yang semakin maju juga. Sedangkan aspek negatif dari masyarakat perkotaan misalnya pergaulannya yang bebas, dan sifat individualis dari masyarakat perkotaan tersebut.
Sedangkan masyarakat pedesaan memiliki aspek positif yaitu masyarakat pedesaan dikenal dengan kebudayaan religi-nya, dan juga sikap kekeluargaan mereka. Sedangkan aspek negatif dari masyarakat pedesaan misalnya perekonomian yang rendah, dan pemikiran yang sempit.
Sekian tulisan saya kali ini.
Masyarakat perkotaan merupakan kumpulan individu yang tinggal disatu tempat yang saling mengadakan interaksi satu sama lain. masyarakat perkotaan identik dengan sebutan masyarakat modern, dimana kehidupan mereka serba modern dari mulai kebiasaan sampai pergaulannya.
Masyarakat pedesaan merupakan kebalikan dari masyarakat perkotaan. Masyarakat pedesaan merupakan kumpulan individu yang tinggal disatu tempat dan saling mengadakan interaksi satu sama lain. masyarakat pedesaan identik dengan sebutan masyarakat kecil. Individu yang termasuk ke dalam golongan masyarakat pedesaan biasanya tidak hanya mengurusi urusan pribadi tapi juga urusan yang merupakan tanggung jawab bersama.
Ciri-ciri dari masyarakat pedesaan :
• Sederhana, masyarakat pedesaan terkenal dengan kesederhanaan dalam kehidupan mereka.
• Masih terikat dengan norma-norma , kebanyakan masyarakat pedesaan masih menghormati warisan leluhur berupa norma-norma yang mereka anggap sebagai kewajiban yang harus mereka taati.
• Menghargai orang lain, masyarakat pedesaan identik dengan sikap mereka yang selalu bisa menghargai orang lain.
• Suka gotong royong, masyarakat pedesaan suka melakukan kegiatan gotong royong untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan terutama pekerjaan yang menyangkut kepentingan bersama.
• Religius, religius merupakan salah satu ciri yang menonjol dari masyarakat pedesaan, karena mereka sering mengadakan kegiatan yang bernuansa islami dilingkungan mereka.
• Kekeluargaan, dalam lingkungan masyarakat pedesaan terasa sekali rasa kekeluargaan mereka seperti jika ada salah satu dari warga mereka yang sedang kesusahan, maka warga yang lain akan membantu.
Sedangkan ciri-ciri untuk masyarakat perkotaan :
• Masyarakat perkotaan terkenal dengan sifat individualis-nya, yaitu adanya faktor kepentingan individu dalam melakukan berbagai hal.
• Memanfaatkan waktu dengan baik untuk mengejar kebutuhan individu.
• Suasana keagamaan kurang terasa dibandingkan dengan masyarakat pedesaan.
• Masyarakat perkotaan lebih mudah dalam menerima masuknya budaya dari luar, hal ini merupakan salah satu faktor pembentuk kepribadian masyarakat modern tersebut.
• Masyarakat perkotaan identik dengan sikap mereka yang perorangan artinya mereka dapat melakukan segala sesuatunya sendiri (tidak ada sikap gotong royong).
Walaupun di antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan terdapat banyak sekali perbedaan, tetap saja diantara keduanya terdapat hubungan yang erat, misalnya saja hubungan perdagangan, biasanya mayarakat pedesaan berperan sebagai pihak yang memproduksi, sedangkan masyarakat perkotaan berperan sebagai distributor atau konsumen. Itu merupakan salah satu contoh yang saya berikan.
Antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan memiliki aspek-aspek positif dan juga aspek negatif. Aspek positif dari masyarakat perkotaan misalnya dari segi perekonomian yang lebih maju, dan dari segi pemikiran yang semakin maju juga. Sedangkan aspek negatif dari masyarakat perkotaan misalnya pergaulannya yang bebas, dan sifat individualis dari masyarakat perkotaan tersebut.
Sedangkan masyarakat pedesaan memiliki aspek positif yaitu masyarakat pedesaan dikenal dengan kebudayaan religi-nya, dan juga sikap kekeluargaan mereka. Sedangkan aspek negatif dari masyarakat pedesaan misalnya perekonomian yang rendah, dan pemikiran yang sempit.
Sekian tulisan saya kali ini.
Selasa, 07 Desember 2010
Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
Pelapisan sosial dan kesamaan derajat
Pelapisan sosial merupakan penggolongan kelompok masyarakat kedalam beberapa lapisan yang digolongkan berdasarkan berbagai macam aspek, contohnya dari aspek perekonomian. Dalam kenyataannya didalam lingkungan sekitar kita telah terjadi pelapisan social yang terdiri dari lapisan bawah atau rendah yang meliputi penduduk miskin, lapisan menengah yang meliputi penduduk menengah, dan lapisan tertinggi yang meliputi penduduk kaya dan memiliki kekuasaan. Menurut saya, dengan adanya pelapisan sosial dikalangan masyarakat akan memicu adanya hak istimewa yang akan dituntut oleh masyarakat pada lapisan tertinggi karena merasa mereka istimewa. Sedangkan lapisan terendah terkadang menjadi korbannya.
Jika kita mengkaji mengenai adanya pelapisan sosial maka kita akan memperoleh kenyataan bahwa pelapisan sosial bisa terjadi dengan sendirinya, dengan kata lain pelapisan tersebut diciptakan oleh individu itu sendiri sesuai dengan perkembangannya, dan juga bisa terjadi dengan sengaja untuk mencapai tujuan bersama misalnya saja untuk mencapai kesejahteraan kita memerlukan adanya pelapisan sosial sehingga memudahkan pihak yang berwenang untuk mengambil keputusan yang paling baik.
Pada saat kita membahas mengenai pelapisan sosial maka kita akan menemukan mengenai kaum elit yang dalam hal ini merupakan masyarakat lapisan trtinggi. Kaum elit memiliki peranan yang sangat berpengaruh terhadap massa, karena banyak kejadian masyarakat lapisan rendah dan menengah akan tunduk pada kaum elit ini karena mereka memiliki kekuasaan. Tak jarang ada kaum elit yang memanfaatkan kekuasaannya itu untuk menghasut masyarakat lapisan rendah bahkan menengah agar tujuannya tercapai. Dengan adanya permasalahan tersebut maka terlihat bahwa kaum elit memiliki peranan yang kuat terhadap masa. Tak jarang pula para pihak yang berwenang harus mendekati para kaum elit ini terlebih dahulu untuk mendapat simpatik dari masyarakat lapisan rendah dan menengah yang pada saat ini jumlahnya lebih banyak dari pada kaum elit.
Kaum elit juga memiliki peranan dalam memegang strategi, hal ini terjadi dikarenakan kaum elit memiliki kekuasaan, sehingga mereka dapat mengatur yang menurut mereka harus terjadi dengan memanfaatkan kekuasaan yang mereka miliki.
Jadi dapat disimpulkan bahwa walaupun terdapat pelapisan sosial terjadi di lingkungan kita, kita tidak boleh lupa bahwa kita memiliki kesamaan derajat sebagai manusia yang sama-sama memiliki akal pikiran untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk kita jalani, dan alangkah bijaknya jika kita bisa mengarahkan pelapisan sosial ini pada kesamaan derajat, agar tercipta kehidupan yang tentram dan sejahtera.
Pelapisan sosial merupakan penggolongan kelompok masyarakat kedalam beberapa lapisan yang digolongkan berdasarkan berbagai macam aspek, contohnya dari aspek perekonomian. Dalam kenyataannya didalam lingkungan sekitar kita telah terjadi pelapisan social yang terdiri dari lapisan bawah atau rendah yang meliputi penduduk miskin, lapisan menengah yang meliputi penduduk menengah, dan lapisan tertinggi yang meliputi penduduk kaya dan memiliki kekuasaan. Menurut saya, dengan adanya pelapisan sosial dikalangan masyarakat akan memicu adanya hak istimewa yang akan dituntut oleh masyarakat pada lapisan tertinggi karena merasa mereka istimewa. Sedangkan lapisan terendah terkadang menjadi korbannya.
Jika kita mengkaji mengenai adanya pelapisan sosial maka kita akan memperoleh kenyataan bahwa pelapisan sosial bisa terjadi dengan sendirinya, dengan kata lain pelapisan tersebut diciptakan oleh individu itu sendiri sesuai dengan perkembangannya, dan juga bisa terjadi dengan sengaja untuk mencapai tujuan bersama misalnya saja untuk mencapai kesejahteraan kita memerlukan adanya pelapisan sosial sehingga memudahkan pihak yang berwenang untuk mengambil keputusan yang paling baik.
Pada saat kita membahas mengenai pelapisan sosial maka kita akan menemukan mengenai kaum elit yang dalam hal ini merupakan masyarakat lapisan trtinggi. Kaum elit memiliki peranan yang sangat berpengaruh terhadap massa, karena banyak kejadian masyarakat lapisan rendah dan menengah akan tunduk pada kaum elit ini karena mereka memiliki kekuasaan. Tak jarang ada kaum elit yang memanfaatkan kekuasaannya itu untuk menghasut masyarakat lapisan rendah bahkan menengah agar tujuannya tercapai. Dengan adanya permasalahan tersebut maka terlihat bahwa kaum elit memiliki peranan yang kuat terhadap masa. Tak jarang pula para pihak yang berwenang harus mendekati para kaum elit ini terlebih dahulu untuk mendapat simpatik dari masyarakat lapisan rendah dan menengah yang pada saat ini jumlahnya lebih banyak dari pada kaum elit.
Kaum elit juga memiliki peranan dalam memegang strategi, hal ini terjadi dikarenakan kaum elit memiliki kekuasaan, sehingga mereka dapat mengatur yang menurut mereka harus terjadi dengan memanfaatkan kekuasaan yang mereka miliki.
Jadi dapat disimpulkan bahwa walaupun terdapat pelapisan sosial terjadi di lingkungan kita, kita tidak boleh lupa bahwa kita memiliki kesamaan derajat sebagai manusia yang sama-sama memiliki akal pikiran untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk kita jalani, dan alangkah bijaknya jika kita bisa mengarahkan pelapisan sosial ini pada kesamaan derajat, agar tercipta kehidupan yang tentram dan sejahtera.
Kamis, 25 November 2010
Warga Negara menurut Pikiran Anak Mamah
Warga negara itu meliputi individu-individu yang berkumpul di suatu daerah dan saling mengadakan interaksi baik sosial maupun budaya. warga negara memiliki keterkaitan terhadap negaranya yang merupakan tempat tinggal mereka. Antara warga dan negaranya memiliki hubungan timbal balik seperti warga negara wajib membayar pajak, jika warga sudah membayar pajak maka ia berhak menerima timbal balik dari negara berupa fasilitas dan pelayanan masyarakat. Dalam konteks kewarganegaraan, warga negara memiliki pengertian yaitu warga indonesia dan warga asing yang bertempat tinggal di wilayah indonesia dan mengakui kedaulatan NKRI, dan juga mengikuti tata tertib yang berlaku. warga negara indonesia wajib mengikuti aturan yang dditerapkan di negaranya. Seperti aturan kewajiban membayar pajak yang tercantum dalam undang-undang.
Permasalahan mengenai warga negara misalnya ke tidak patuhan warga negara terhadap keputusan yang sudah ditetapkan oleh negara. Permasalahan ini sangat kompleks, karena masing-masing pihak merasa benar. Misalnya saja protes mengenai kenaikan harga, warga negara selaku individu yang diatur merasa keberatan dengan adanya kenaikan harga karena melihat perekonomian yang semakin sulit sekarang ini, namun negara juga merasa bahwa kebijakan yang diterapkan itu perlu untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
Permasalahan diatas harus ditangani dengan bijaksana agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Untuk itu dari pihak yang membuat kebijakan juga harus lebih memikirkan warga negaranya. Dan juga warga negara sebisa mungkin menuruti kebijakan yang sudah dibuat.
Jadi baik warga negara maupun negara harus saling memikirkan satu sama lain agar tercipta hubungan yang baik antar keduanya.
Permasalahan mengenai warga negara misalnya ke tidak patuhan warga negara terhadap keputusan yang sudah ditetapkan oleh negara. Permasalahan ini sangat kompleks, karena masing-masing pihak merasa benar. Misalnya saja protes mengenai kenaikan harga, warga negara selaku individu yang diatur merasa keberatan dengan adanya kenaikan harga karena melihat perekonomian yang semakin sulit sekarang ini, namun negara juga merasa bahwa kebijakan yang diterapkan itu perlu untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
Permasalahan diatas harus ditangani dengan bijaksana agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Untuk itu dari pihak yang membuat kebijakan juga harus lebih memikirkan warga negaranya. Dan juga warga negara sebisa mungkin menuruti kebijakan yang sudah dibuat.
Jadi baik warga negara maupun negara harus saling memikirkan satu sama lain agar tercipta hubungan yang baik antar keduanya.
Warga Negara menurut Pikiran Anak Mamah
Warga negara itu meliputi individu-individu yang berkumpul di suatu daerah dan saling mengadakan interaksi baik sosial maupun budaya. warga negara memiliki keterkaitan terhadap negaranya yang merupakan tempat tinggal mereka. Antara warga dan negaranya memiliki hubungan timbal balik seperti warga negara wajib membayar pajak, jika warga sudah membayar pajak maka ia berhak menerima timbal balik dari negara berupa fasilitas dan pelayanan masyarakat. Dalam konteks kewarganegaraan, warga negara memiliki pengertian yaitu warga indonesia dan warga asing yang bertempat tinggal di wilayah indonesia dan mengakui kedaulatan NKRI, dan juga mengikuti tata tertib yang berlaku. warga negara indonesia wajib mengikuti aturan yang dditerapkan di negaranya. Seperti aturan kewajiban membayar pajak yang tercantum dalam undang-undang.
Permasalahan mengenai warga negara misalnya ke tidak patuhan warga negara terhadap keputusan yang sudah ditetapkan oleh negara. Permasalahan ini sangat kompleks, karena masing-masing pihak merasa benar. Misalnya saja protes mengenai kenaikan harga, warga negara selaku individu yang diatur merasa keberatan dengan adanya kenaikan harga karena melihat perekonomian yang semakin sulit sekarang ini, namun negara juga merasa bahwa kebijakan yang diterapkan itu perlu untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
Permasalahan diatas harus ditangani dengan bijaksana agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Untuk itu dari pihak yang membuat kebijakan juga harus lebih memikirkan warga negaranya. Dan juga warga negara sebisa mungkin menuruti kebijakan yang sudah dibuat.
Jadi baik warga negara maupun negara harus saling memikirkan satu sama lain agar tercipta hubungan yang baik antar keduanya.
Permasalahan mengenai warga negara misalnya ke tidak patuhan warga negara terhadap keputusan yang sudah ditetapkan oleh negara. Permasalahan ini sangat kompleks, karena masing-masing pihak merasa benar. Misalnya saja protes mengenai kenaikan harga, warga negara selaku individu yang diatur merasa keberatan dengan adanya kenaikan harga karena melihat perekonomian yang semakin sulit sekarang ini, namun negara juga merasa bahwa kebijakan yang diterapkan itu perlu untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
Permasalahan diatas harus ditangani dengan bijaksana agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Untuk itu dari pihak yang membuat kebijakan juga harus lebih memikirkan warga negaranya. Dan juga warga negara sebisa mungkin menuruti kebijakan yang sudah dibuat.
Jadi baik warga negara maupun negara harus saling memikirkan satu sama lain agar tercipta hubungan yang baik antar keduanya.
Kamis, 11 November 2010
Lirik T-ara - Apple is Apple
Hey, Apple is A+
Baby, l love you
Bling Bling Bling
T A R A Apple
T A R A Apple
Dalkom dalkomhae jjari jjaritae
Bbanjak bbanjak nuni bushin neo
Dugeun dugeun naeneun naemam andeurini
Laena lak taeuni
Eolguldo neomu meotjyeo meotjyeo
Maltudo eotjeom nageu nageu tae
Cheong nune geuman neomu gapi ppajyeon nabwa
Ni ipsureun eotjeom ni pibuneun eotjeom
Mi misoneun eotjeom mi mommaeneun eotjeom
Neoye maelyeokteuri nareul jeongsin motchari gehae
Dalkom dalkomhae jjari jjaritae
Bbanjak bbanjak nuni bushin neo
Dugeun dugeun naeneun naemam andeurini
Nae mara taeuni
La la la la La la la la la
Naegat chatdeon naye isang hyeong
Nega seume pongdangpongdang ppajyeo nabwa
Neol joh aha nabwa
Neol wihae oneudo nan apple jasinittge nal kkumyeo A+
Neol bosilog eon apple ppajyeo deureosseo A+
Daikomhan number surog apple ne nuneun eonjena A+
Neoreul jeongmal gatgo shipeo boy boy
Geureohke ppanhi chyeoda bomyeon
Sujubeun gaseum dugeun dugeun dae
Cheon neone geuman neomu gipi ppajyeon nabwa
Ni ipsureun eotjeom ni pibuneun eotjeom
Mi misoneun eotjeom mi mommaeneun eotjeom
Neoye maelyeokteuri nari jeongsin motchari gehae
Dalkom dalkomhae jjari jaritae
Bbanjak bbanjak nuni bushin neo
Dugeun dugeun naeneun naemam andeurini
Nae mara taeuni
La la la la La la la la
Naegat chatdeon naye isang hyeong
Nega seume pongdangpongdang ppajyeo nabwa
Neol joh aha nabwa
Sarang seureowo dalkom seureowo
Kkumsoge seobodeon wangjanim
Geuge neoyeot dangeol ijeya arasseo
Ije neol chajaseo
A P P L E, T - ara love
Ah, ah simjangii dugeun dugeun nae
Naen mami sageun sageunhae
A A A Apple is A+
You are my boy boy
Baby, l love you
Bling Bling Bling
T A R A Apple
T A R A Apple
Dalkom dalkomhae jjari jjaritae
Bbanjak bbanjak nuni bushin neo
Dugeun dugeun naeneun naemam andeurini
Laena lak taeuni
Eolguldo neomu meotjyeo meotjyeo
Maltudo eotjeom nageu nageu tae
Cheong nune geuman neomu gapi ppajyeon nabwa
Ni ipsureun eotjeom ni pibuneun eotjeom
Mi misoneun eotjeom mi mommaeneun eotjeom
Neoye maelyeokteuri nareul jeongsin motchari gehae
Dalkom dalkomhae jjari jjaritae
Bbanjak bbanjak nuni bushin neo
Dugeun dugeun naeneun naemam andeurini
Nae mara taeuni
La la la la La la la la la
Naegat chatdeon naye isang hyeong
Nega seume pongdangpongdang ppajyeo nabwa
Neol joh aha nabwa
Neol wihae oneudo nan apple jasinittge nal kkumyeo A+
Neol bosilog eon apple ppajyeo deureosseo A+
Daikomhan number surog apple ne nuneun eonjena A+
Neoreul jeongmal gatgo shipeo boy boy
Geureohke ppanhi chyeoda bomyeon
Sujubeun gaseum dugeun dugeun dae
Cheon neone geuman neomu gipi ppajyeon nabwa
Ni ipsureun eotjeom ni pibuneun eotjeom
Mi misoneun eotjeom mi mommaeneun eotjeom
Neoye maelyeokteuri nari jeongsin motchari gehae
Dalkom dalkomhae jjari jaritae
Bbanjak bbanjak nuni bushin neo
Dugeun dugeun naeneun naemam andeurini
Nae mara taeuni
La la la la La la la la
Naegat chatdeon naye isang hyeong
Nega seume pongdangpongdang ppajyeo nabwa
Neol joh aha nabwa
Sarang seureowo dalkom seureowo
Kkumsoge seobodeon wangjanim
Geuge neoyeot dangeol ijeya arasseo
Ije neol chajaseo
A P P L E, T - ara love
Ah, ah simjangii dugeun dugeun nae
Naen mami sageun sageunhae
A A A Apple is A+
You are my boy boy
Lirik FT Island-Love Love Love
shimjangi momchunda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
gasumi shirige
noman saranghaetda
haengboghaesotda
ni namjaro taeonaso
han optshi saranghaesotda
gu gollo dwaetda
nunmul kkug chama boryonda
bitmuri onmomul jogshinda
tto aesso gogaerul duro
hanurul barabonda
nae nune durogan biga
norul saenggaghamyo
chamgo tto chamawatdon
nunmurul daeshin haejunda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
mal optshi suljanul chaeunda
himgyobge sone dulmyo
han sumul baetobonda
hanjanul masyobonda
norul saenggaghamyo
chamgotto chamawatdon
nunmurul hamkke samkinda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
nal gasum chagawo
sarangul mollanunde
jongmal gomawo
ijeya araso
iron sarangirangol
shimjangi momchunda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
bitmuri onmomul jogshinda
hanurul barabonda
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
hashimjangi momchunda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
gasumi shirige
noman saranghaetda
haengboghaesotda
ni namjaro taeonaso
han optshi saranghaesotda
gu gollo dwaetda
nunmul kkug chama boryonda
bitmuri onmomul jogshinda
tto aesso gogaerul duro
hanurul barabonda
nae nune durogan biga
norul saenggaghamyo
chamgo tto chamawatdon
nunmurul daeshin haejunda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
mal optshi suljanul chaeunda
himgyobge sone dulmyo
han sumul baetobonda
hanjanul masyobonda
norul saenggaghamyo
chamgotto chamawatdon
nunmurul hamkke samkinda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
nal gasum chagawo
sarangul mollanunde
jongmal gomawo
ijeya araso
iron sarangirangol
shimjangi momchunda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
bitmuri onmomul jogshinda
hanurul barabonda
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojindan gorum han gorum niga morojinda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
gasumi shirige
noman saranghaetda
haengboghaesotda
ni namjaro taeonaso
han optshi saranghaesotda
gu gollo dwaetda
nunmul kkug chama boryonda
bitmuri onmomul jogshinda
tto aesso gogaerul duro
hanurul barabonda
nae nune durogan biga
norul saenggaghamyo
chamgo tto chamawatdon
nunmurul daeshin haejunda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
mal optshi suljanul chaeunda
himgyobge sone dulmyo
han sumul baetobonda
hanjanul masyobonda
norul saenggaghamyo
chamgotto chamawatdon
nunmurul hamkke samkinda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
nal gasum chagawo
sarangul mollanunde
jongmal gomawo
ijeya araso
iron sarangirangol
shimjangi momchunda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
bitmuri onmomul jogshinda
hanurul barabonda
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
hashimjangi momchunda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
gasumi shirige
noman saranghaetda
haengboghaesotda
ni namjaro taeonaso
han optshi saranghaesotda
gu gollo dwaetda
nunmul kkug chama boryonda
bitmuri onmomul jogshinda
tto aesso gogaerul duro
hanurul barabonda
nae nune durogan biga
norul saenggaghamyo
chamgo tto chamawatdon
nunmurul daeshin haejunda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
mal optshi suljanul chaeunda
himgyobge sone dulmyo
han sumul baetobonda
hanjanul masyobonda
norul saenggaghamyo
chamgotto chamawatdon
nunmurul hamkke samkinda
michidorog saranghaeso
nomuna haengboghaesotda
saranghan chuogun
naegejun norul bonaenda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
nal gasum chagawo
sarangul mollanunde
jongmal gomawo
ijeya araso
iron sarangirangol
shimjangi momchunda
nae sumi motnunda
niga ttonanda
annyong nae sarang sarang sarang
jalgayo nae sarang sarang sarang
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojinda
bitmuri onmomul jogshinda
hanurul barabonda
chaorunun naye nunmuri onmomul jogsyodo
ijenun good bye good bye good bye
narul ttona budi haengboghae
han gorum han gorum niga morojindan gorum han gorum niga morojinda
Langganan:
Postingan (Atom)